"Selamat datang matahari, biarkanlah hari ini menjadi hari yang ceria, seceria hati yang tengah membaca pesan ini"
"Malam telah pergi. Tinggal embun, burung dan suara-suara menjauh.
Tapi msaihkah hatiku dan hatimu melayang dalam harum pagi kemudian bebas
bertukar cinta. Selamat Pagi"
"Tetesan embun berjatuhan dari daun-daun yang segar seiring fajar menyapa bangun secara perlahan. Selamat pagi"
"Tetesan embun yang berkilau, hangatnya mentari menyapa tubuh. Disaat
itu kita harus bangun dan beraktifitas seperti biasa. Selamat pagi,
semoga hari ini lebih baik"
"Pagi tidak akan pernah hadir tanpa melewati putaran malam, mentari
terbit menggantikan sang rembulan. Sinarnya yang hangat memberikan
semangat dan harapan. "
"Ketika embun membasahi rumput, burung-burung mulai bernayanyi. Di
saat itu bidadariku terbangun dari tempat tidurnya. Selamat pagi sayang,
semoga harimu indah"
"Mengenalmu adalah suatu anugerah, menyakitimu adalah suatu larangan,
mendampingimu adalah suatu kebahagiaan, meninggalkanmu adalah suatu
kebodohan.
"Ketika waktu lelah menggapai asa tang telah hilang arah, sang pagi
merebahkan diri dalam kelam. Selamat pagi, semoga harimu lebih baik"
"Kasih sambutlah pagi oini dengan penuh keceriaan dan iringi dengan penuh semangat untuk menggapai cita-cita. Selamat pagi"
"Seiring mentari menyampaikan senyuman, bias asa tersirat wajah. Rona
merah menyibak selaksa makna. Selamat pagi, semoga harimu akan menjadi
indah"
Tidak ada komentar:
Posting Komentar